IQNA

9:25 - August 13, 2019
Berita ID: 3473354
AFGANISTAN (IQNA) - Dengan berakhirnya perundingan putaran ke delapan antara Taliban dan Amerika Serikat, sekelompok perwakilan kedua belah pihak mencapai finalisasi perjanjian.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Tolo News Afganistan, pembicaraan putaran kedelapan antara perwakilan Amerika Serikat dan Taliban di Doha, ibukota Qatar berakhir pada 11 Agustus.

Taliban optimis tentang putaran pembicaraan ini, dan mengatakan kedua pihak telah sepakat untuk berkonsultasi dengan para pemimpin mereka tentang sejumlah kinerja di masa depan.

Zalmay Khalilzad, utusan khusus AS untuk perdamaian di Afganistan, juga menyatakan di halaman Twitter-nya pada kemarin bahwa ia berharap Idul Adha akan menjadi hari raya pertempuran terakhir di Afganistan.

"Saya tahu bahwa rakyat Afganistan sangat menginginkan perdamaian. Kami mendukung mereka dan mengusahakan perjanjian perdamaian Afganistan yang berkelanjutan, bermartabat dan independen yang tidak menimbulkan ancaman bagi negara lain," tulisnya.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid juga menulis di halaman Twitter-nya pada hari ini bahwa pembicaraan sangat panjang dan membuahkan hasil. Kami sepakat untuk berkonsultasi dengan para pemimpin kami tentang sejumlah kinerja di masa depan.

Sehari sebelumnya, dia menegaskan dalam tweet bahwa dia berusaha agar semua masalah perjanjian disiapkan dan diumumkan sesuai dengan kepentingan nasional dan Islam, dengan akurasi dan finalitas tertinggi.

Pembicaraan putaran kedelapan antara perwakilan AS dan Taliban di Doha, ibukota Qatar, dimulai dan berlangsung selama tiga hari dengan pembicaraan antara kedua pihak.

Sekelompok perwakilan kedua belah pihak mencapai finalisasi perjanjian setelah pembicaraan hari ketiga, dari 4 Agustus hingga 12 Agustus, sebuah perjanjian yang tidak jelas kapan akan selesai dan akan diumumkan.

 

http://iqna.ir/fa/news/3834405

Nama:
Email:
* Komentar Anda: